Tangan Gatal Setelah Pakai Jam saat Olahraga? Ini Penyebabnya

Daftar Isi

1. Keringat dan gesekan mengiritasi kulit

2. Alergi terhadap bahan jam tangan atau gelang

3. Panas dan keringat memicu biduran

Lantas, apakah jam tangan atau gelang yang bermasalah?

Jakarta, penggilabola Indonesia

Saat berolahraga, sebagian

orang

mengalami

tangan

yang tiba-tiba

gatal

, kemerahan, atau muncul bentol-bentol setelah mengenakan jam tangan atau gelang. Kondisi ini bisa terasa mengganggu, terutama jika terus berulang setiap kali tubuh berkeringat.

Keluhan tersebut dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari keringat yang terperangkap, gesekan pada kulit, peningkatan suhu tubuh, hingga reaksi terhadap bahan jam tangan atau gelang yang bersentuhan langsung dengan kulit.

Lantas, apa saja penyebab tangan gatal atau biduran setelah memakai jam tangan atau gelang saat berolahraga? Berikut beberapa penyebabnya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Keringat dan gesekan mengiritasi kulit

Saat berolahraga, area kulit yang tertutup jam tangan atau gelang menjadi lebih panas dan lembap. Kondisi ini membuat keringat, garam, hingga sisa sabun terperangkap dan menempel di kulit dalam waktu yang cukup lama.

Mengacu pada studi

Irritant Contact Dermatitis

, kondisi tersebut dapat merusak lapisan pelindung kulit dan memicu dermatitis kontak iritan. Gejalanya meliputi kulit kemerahan, gatal, perih, kering, hingga mengelupas.

2. Alergi terhadap bahan jam tangan atau gelang

Jika ruam selalu muncul saat menggunakan jam tangan atau gelang tertentu, bahan pembuatnya bisa menjadi penyebab. Sebagian orang memiliki sensitivitas terhadap nikel pada logam, karet, silikon, maupun akrilat yang digunakan pada komponen atau perekat perangkat wearable.

Penelitian berjudul

Potential Allergic Contact Dermatitis to Acrylates in a Smart Watch

menunjukkan reaksi alergi dapat muncul tepat pada area kulit yang bersentuhan dengan perangkat. Berbeda dengan iritasi, ruam akibat alergi umumnya bertahan lebih lama meski jam tangan atau gelang sudah dilepas.

3. Panas dan keringat memicu biduran

Mengutip studi

An Algorithm for the Diagnosis and Treatment of Chronic Inducible Urticaria

, olahraga, peningkatan suhu tubuh, dan keringat dapat memicu cholinergic urticaria atau biduran akibat panas. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bentol-bentol kecil ketika suhu tubuh meningkat atau saat seseorang berkeringat.

Dalam kasus ini, jam tangan atau gelang belum tentu menjadi penyebab utama. Namun, area kulit yang tertutup dan lembap di bawah aksesori tersebut dapat membuat rasa gatal dan tidak nyaman semakin terasa.

Lantas, apakah jam tangan atau gelang yang bermasalah?

Belum tentu. Jika gatal hanya muncul saat berolahraga, penyebabnya kemungkinan merupakan kombinasi keringat, panas, gesekan, dan kulit yang tertutup terlalu lama.

Sebaliknya, bila ruam selalu muncul setiap kali memakai jam tangan atau gelang tertentu, bahkan saat tidak berolahraga, ada kemungkinan kulit mengalami reaksi alergi terhadap bahan yang digunakan.

Untuk mengurangi risikonya, hindari memakai jam tangan atau gelang terlalu ketat saat berolahraga. Bersihkan perangkat secara rutin, lalu pastikan kulit dan tali jam benar-benar kering setelah berkeringat.

Apabila ruam terus berulang, semakin parah, atau tidak kunjung membaik setelah jam tangan atau gelang dilepas, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Pemeriksaan dapat membantu memastikan penyebabnya sehingga penanganan yang diberikan lebih tepat.

(anm/tis)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video penggilabola]

Baca lagi: Di Tengah Badai PHK, XLSmart Buka 1.000 Peluang Kerja

Baca lagi: Film Baru Stephen Chow, Kung Fu Soccer Tayang di Indonesia 12 Agustus

Baca lagi: Haaland Pulang, Pesaing Mbappe Berburu Top Skor Piala Dunia Berkurang

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: