
Jakarta, penggilabola Indonesia
—
Orang tua
perlu mencegah
anak
dari kecanduan
gadget.
Pasalnya, dampak kecanduan
gadget
pada anak sangatlah besar.
Namun, di tengah kehidupan yang serba digital ini, tak sedikit orang tua yang bingung cara membuat anak tidak kecanduan gadget. Kebanyakan dari mereka merasa tidak ‘tega’ untuk mencegahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lagi banyak kegiatan di zaman kiwari yang dihabiskan dengan
gadget
. Tugas sekolah pun terkadang harus tergantung dengan
gadget.
Hal-hal ini perlahan membuat anak sangat terbiasa dengan
gadget.
Bahaya kecanduan gadget pada anak
Kecanduan
gadget
pada anak tak bisa dianggap sepele. Menukil laman
Healthy Children
, ada banyak dampak yang disebabkan oleh penggunaan gadget berlebih pada anak.
Pertama adalah gangguan tidur. Cahaya dari layar akan memengaruhi ritme sirkadian. Tak sedikit juga anak yang cenderung menunda waktu tidur lantaran terlalu asyik bermain gadget.
Tak cuma itu, penggunaan media digital berlebihan juga dikaitkan dengan kontrol perhatian yang lebih lemah pada anak. Anak jadi lebih mudah terdistraksi hingga berpotensi kesulitan mempertahankan fokus.
Pada bayi dan balita, dampaknya lebih mengkhawatirkan. Sejumlah studi telah menemukan waktu layar yang tinggi pada usia balita berhubungan dengan keterlambatan bahasa atau
speech delay
.
Yang lebih jelasnya lagi adalah dampaknya terhadap mata. Pada anak yang memiliki gangguan penglihatan, penggunaan layar berlebih bisa memperburuk kondisi mata.
Cara membuat anak tidak kecanduan gadget
Mengutip laman
Children and Screen
, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah anak kecanduan
gadget.
1. Buat aturan penggunaan gadget di rumah
Setiap keluarga memiliki kondisi yang berbeda sehingga tak ada aturan penggunaan
gadget
yang berlaku untuk semua anak. Meski begitu, orang tua tetap perlu membuat aturan yang jelas mengenai penggunaan perangkat digital.
Aturan tersebut bisa meliputi:
– Waktu yang diperbolehkan untuk bermain
gadget.
–
Batas durasi penggunaan setiap hari.
– Area bebas
gadget,
seperti kamar tidur dan meja makan.
– Aturan mengenai keamanan dan privasi di internet.
– Keseimbangan antara waktu bermain ponsel dengan aktivitas fisik.
Aturan pun tidak perlu terlalu kaku. Anak mungkin sesekali melanggar, tetapi orang tua perlu memberikan konsekuensi yang masuk akal dan penghargaan ketika anak mampu mengikuti aturan yang telah disepakati.
Simak cara membuat anak tidak kecanduan gadget lainnya di halaman berikutnya..
2. Jangan takut membiarkan anak merasa bosan
Banyak orang tua langsung memberikan
gadget
saat anak mulai bosan. Padahal, rasa bosan sebenarnya dapat memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak.
Saat merasa bosan, anak cenderung mengembangkan imajinasi, menemukan ide-ide baru, dan bisa belajar mencari hiburan sendiri tanpa mesti bergantung pada gedget. Dari momen inilah kreativitas anak dapat berkembang.
Karena itu, tidak ada salahnya sesekali membiarkan anak merasa bosan agar mereka terdorong untuk mencoba aktivitas lain.
3. Jadilah contoh yang baik
Berikan contoh kepada anak. Sebab, anak belajar dari kebiasaan orang tuanya.
Bila orang tua terlalu sering bermain ponsel, anak juga akan menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Sebaliknya, orang tua dapat memberikan contoh penggunaan teknologi yang sehat.
Beberapa contoh penggunaan
gadget
yang dapat Anda lakukan di rumah misalnya:
– tidak bermain ponsel saat makan bersama,
– menyimpan
gadget
ketika sedang berbicara dengan anak,
– menetapkan waktu bebas layar untuk seluruh anggota keluarga.
Kebiasaan sederhana tersebut bisa membantu anak memahami bahwa
gadget
bukanlah pusat dari semua aktivitas sehari-hari.
4. Dorong anak memiliki aktivitas di luar layar
Banyak anak yang kecanduan gadget mengaku tak memiliki kegiatan lain selain bermain gim atau menonton video. Karena itu, orang tua perlu mengenalkan berbagai aktivitas yang menyenangkan di
luar
layar.
Ada banyak contoh aktivitas fisik yang bermanfaat bagi anak, seperti:
– berolahraga,
– bermain di luar rumah bersama teman,
– menggambar atau mewarnai,
– membaca buku,
– mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Dari sisi orang tua, Anda dapat menjadwalkan kegiatan tertentu setelah waktu bermain gadget selesai agar anak tidak terus-menerus terpaku pada layar.
5. Kurangi penggunaan gadget secara bertahap
Sebagian orang tua memilih melarang anak menggunakan
gadget
secara mendadak. Namun, cara ini justru sering menimbulkan penolakan dan membuat anak semakin sulit lepas dari perangkat digital.
Pendekatan yang lebih efektif adalah mengurangi waktu layar secara perlahan. Contohnya, bisa dimulai dengan mengurangi durasi bermain
gadget
setiap minggu sembari menambah aktivitas si anak di luar rumah.
Dalam beberapa kondisi, penghentian sementara memang diperlukan agar anak dapat beristirahat dari paparan layar. Setelah itu, penggunaan
gadget
dapat diperkenalkan kembali dengan batasan yang sehat dan sesuai usia anak.
Itulah tadi beberapa cara membuat anak tidak kecanduan
gadget.
Orang tua bisa memulainya dari cara yang paling sederhana, yakni memberikan contoh yang baik pada si kecil.
Add
as a preferred
source on Google
Ini 7 Cara Mudah agar Si Kecil Tak Tergantung dengan Gadget
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN:
1
2
Baca lagi: BMKG Perkirakan Hujan Lebat Guyur 16 Wilayah Hari Ini
Baca lagi: Daftar Artis Akan Tampil di Final Piala Dunia 2026
Baca lagi: Polemik Rumah, Kubu Ruben Jawab Tudingan Sengaja Ungkit Ayah Sarwendah

